Rabu, 01 November 2017

Mewujudkan Mahasiswa Yang Mandiri Melalui Pendidikan Bahasa Indonesia Sebagai Anti Plagiasi



Mewujudkan Mahasiswa Yang Mandiri Melalui Pendidikan Bahasa Indonesia  Sebagai Anti Plagiasi
Muhammad Sativandi Riza
D-III Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
Tidak di pungkiri lagi banyak dari kita sebagai mahasisawa jika memiliki tugas akan langsung mengkopas  artikel milik orang lain tanpa memberi kutipan ataupun memasukan inisial sipenulis tersebut.Kegiatan tersebut dinamakan PLAGIASI,plagiasi adalah sebuah perbuatan sengaja atau pun tidak sengaja, yang bentuknya pengakuan suatu karya ilmiah orang lain, sebagai karya ilmiah sang plagiator. Hal itu jelas tercela, tetapi dengan kemudahan internet, dan lemahnya daya kritis dan dasar filsafat para penulis ataupun peneliti, kerapkali godaan menjiplak itu hadir. Untuk itu tujuan di buat nya artikel ini agar kita dapat menjadi mahasiswa yang mandiri dan tidak mengambil hak orang lain tidak menjadi plagiator.

            Berikut berbagai model kutipan
Menurut Widyartono (18:2017) menyebutkan cara-cara menulis kutipan sebagai berikut.
a.        Kutipan langsung
“Kegiatan kutipan langsung merupakan salin-timpa.kutipan langsung ini memiliki tiga model,yaitu (a) kutipan ringkas kurang dari 40 kata, (b) kutipan 41-250 kata, dan (c) kutipan yang sebagian di ilangkan  
Kurang dari empat puluh kata”
Kutipan ini ditulis dengan menggunakan tanda kutip. Kutipan langsung ditulis persis aslinya alias copy-paste teks. Kewajiban yang muncul karena tindakan ini adalah mencantumkan nama belakang penulis, tahun terbit, dan halaman yang diberi tanda kurung dengan pemisah tanda titik dua (:) tanpa spasi.
Kutipan ringkas empat puluh kata atau lebih
Kutipan ini ditulis dengan spasi satu, menjorok ke dalam 1,2 cm (satu kali tab), ditulis rata kanan-kiri. Jumlah kata yang dapat dikutip adalah 41-250 kata.
b.       Kutipan tidak langsung
Kutipan tidak langsung merupakan tindakan salin-timpa (copy-paste) ide. Kutipan ini ditulis dengan kalimat yang berbeda dengan kalimat aslinya tanpa mengubah ide. Artinya penulis dapat merangkai kalimat sendiri yang berbeda dengan kalimat yang ditulis penulis aslinya.


Simpulan
Maka mari dari sekarang kita menjadi mahasiswa yang tidak  plagiator karena telah disebutkan cara-cara untuk mengutip, dan kita tidak mengambil karya orang se enak nya, maka dari bahasa indonesia ini kita jadikan mahasiwa yang mandiri anti plagiat 

Daftar Pustaka
Widyartono, D. (2017). Panduan Menulis Karya Ilmiah Di Perguruan Tinggi. Malang: Universitas Negeri Malang.
Widyartono, D. 2015. Implementasi Pindai Plagiasi Secara Sambung Jaring
Pada Karya Tulis Ilmiah Siswa SMA. (Online) (https://www.researchgate.net/publication/320554874_IMPELEMENTASI_PINDAI_PLAGIASI_SECARA_SAMBUNG_JARING_PADA_KARYA_TULIS_ILMIAH_SISWA_SMA?ev=prf_high , diakses pada 29 Oktober 2017


Tidak ada komentar:

Posting Komentar