Mewujudkan
Mahasiswa Yang Mandiri Melalui Pendidikan Bahasa Indonesia Sebagai Anti Plagiasi
Muhammad
Sativandi Riza
D-III Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
Tidak di
pungkiri lagi banyak dari kita sebagai mahasisawa jika memiliki tugas akan
langsung mengkopas artikel milik orang
lain tanpa memberi kutipan ataupun memasukan inisial sipenulis
tersebut.Kegiatan tersebut dinamakan PLAGIASI,plagiasi adalah sebuah
perbuatan sengaja atau pun tidak sengaja, yang bentuknya pengakuan suatu karya
ilmiah orang lain, sebagai karya ilmiah sang plagiator. Hal itu jelas tercela,
tetapi dengan kemudahan internet, dan lemahnya daya kritis dan dasar filsafat
para penulis ataupun peneliti, kerapkali godaan menjiplak itu hadir. Untuk itu tujuan
di buat nya artikel ini agar kita dapat menjadi mahasiswa yang mandiri dan
tidak mengambil hak orang lain tidak menjadi plagiator.
Berikut berbagai model kutipan
Menurut
Widyartono (18:2017) menyebutkan cara-cara menulis kutipan sebagai berikut.
a.
Kutipan langsung
“Kegiatan kutipan langsung merupakan
salin-timpa.kutipan langsung ini memiliki tiga model,yaitu (a) kutipan ringkas
kurang dari 40 kata, (b) kutipan 41-250 kata, dan (c) kutipan yang sebagian di
ilangkan
Kurang dari empat puluh kata”
Kutipan ini ditulis dengan menggunakan tanda kutip.
Kutipan langsung ditulis persis aslinya alias copy-paste teks. Kewajiban yang muncul karena tindakan ini adalah
mencantumkan nama belakang penulis, tahun terbit, dan halaman yang diberi tanda
kurung dengan pemisah tanda titik dua (:) tanpa spasi.
Kutipan ringkas empat puluh kata atau lebih
Kutipan ini ditulis dengan spasi satu, menjorok ke
dalam 1,2 cm (satu kali tab), ditulis rata kanan-kiri. Jumlah kata yang dapat
dikutip adalah 41-250 kata.
b.
Kutipan tidak langsung
Kutipan tidak langsung merupakan tindakan salin-timpa
(copy-paste) ide. Kutipan ini ditulis dengan kalimat yang berbeda dengan
kalimat aslinya tanpa mengubah ide. Artinya penulis dapat merangkai kalimat
sendiri yang berbeda dengan kalimat yang ditulis penulis aslinya.
Simpulan
Maka mari
dari sekarang kita menjadi mahasiswa yang tidak
plagiator karena telah disebutkan cara-cara untuk mengutip, dan kita
tidak mengambil karya orang se enak nya, maka dari bahasa indonesia ini kita
jadikan mahasiwa yang mandiri anti plagiat
Daftar Pustaka
Widyartono, D. (2017). Panduan Menulis Karya Ilmiah Di
Perguruan Tinggi. Malang: Universitas Negeri Malang.
Widyartono, D. 2015. Implementasi Pindai Plagiasi Secara Sambung Jaring
Pada Karya Tulis Ilmiah Siswa SMA. (Online)
(https://www.researchgate.net/publication/320554874_IMPELEMENTASI_PINDAI_PLAGIASI_SECARA_SAMBUNG_JARING_PADA_KARYA_TULIS_ILMIAH_SISWA_SMA?ev=prf_high
, diakses pada 29 Oktober 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar